Arsip

Bini

Sepi. AC membekukan. Kamar sempit yg mulai usang. Suara serangga.

ENTAH BAGAIMANA PARA PEKERJA TAMBANG ITU MELEWATI MALAM JIKA LELAH & KANTUK TAK MENDERA

(Hari pertama di sebuah tambang, Gosowong, Halmahera Utara)

Kangen Bini!

Diposting dg GPRS via Ponsel.

Pagi ini, Ternate bagai mau perang. Di jalan terutama di Gedung DPRD Prop. Maluku Utara diisi dengan barikade kawat berduri.

Tak berapa lama di depan kantor bini saya datang 2 truk penuh polisi.

Ada apa tho hari ini?

Hari ini DPRD Prop. Malut akan melaksanakan rapat pleno memutuskan siapa pemenang PILKADAL.

Mohon doanya.

(posting via ponsel)

TANGGAL 2 September adalah tanggal terakhir saya nulis di blog ini. Lama sekali. Kemana saja saya?? Saya sendiri bingung mau bilang saja. Tapi satu alasan yang bisa saya utarakan -di antara berjuta alasan gawat lainnya- adalah lantaran kantor saya yang sebentar lagi konon mau berbasis IT itu masih miskin bandwitdh sedang saya lebih sreg kalo posting di blog ndak mutu ini di kantor sembari tenguk-tenguk nunggu jam pulang (ini korupsi tho? korupsi bandwitdh??).

Tahu-tahu tanggalan di kalender sudah harus diganti lagi. Bentar lagi masuk ke tahun 2008. Dua Ribu Delapan. Saya bukan peramal atau orang yang tanggap ing sasmita, apalagi orang yang mumpuni ilmu katuranggan dan ngiman supingi! Bukan tapi saya berani bilang, jangan berdoa tahun depan tidak ada masalah.

Karena yang namanya masalah itu ya berbanding lurus dengan kehidupan. Selama hidup ya anda semua bakal kena masalah. Wis tho ndak usah konfirmasi ke penasihat spiritual sampeyan, memang begitulah kenyataannya..

Sebagaimana biasa saya akan bikin resolusi bukan revolusi -karena saat ini kata revolusi juga sudah mulai bau duit, kaus-kaus bertuliskan revolusi dan tetek bengeknya kan sudah jadi barang jualan- yang pastinya ndak terlalu ngaruh di negara ya mawut-mawut seperti Endonesia kita tercinta ini.

Apa ya resolusi saya kali ini? Jangan yang muluk-muluk ah! Saya kan suka lupa dan melupakan. Selain mood-mood-an saya ini orangnya suka mut-mutan… Tentunya dengan bini. Halah…

Entah bagaimana nasib blog saya tahun 2008 nanti. Semoga masih tetep hidup dan lebih lagi semoga saya punya waktu luang. (Iri saya dengan temen saya ini yang masih punya banyak waktu luang, bukan begitu, bung??)

Yang jelas di tahun 2008 delapan nanti saya janji akan lebih sering mandi karena belakangan gerundelan istri saya lantaran saya tidak mandi berujung ke pertengkaran. Menyedihkan memang di usia saya yang kini lewat seperempat abad saya masih susah untuk mandi.

Terus, saya berniat untuk mencoba tren baru -minimal hal yang baru buat saya- yaitu sisir. Sisir, jungkat atau apalah nama yang anda berikan untuk alat merapikan rambut. Tentunya nantinya saya harus konfirmasi ke tukang pangkas rambut langganan saya agar tidak lagi memotong rambut saya dengan gaya “terserah kau sajalah yang penting aku tak perlu sisiran kalo mau kemana-mana”.

Old & New Party-nya mo kemana, pay?

Akan halnya itu saya Insya Allah pas malam tahun baru nanti kami hanya akan klekaran beralaskan karpet di depan televisi yang dilengkapi dengan 18 channel dan nyamikan ndeso semacam terang bulan atau martabak dan kacang sukro. Ndak keren memang tapi klekaran begini minimal bisa merangsang agar hubungan saya dan bini makin, makin dan makin erat lagi….

Lagi pula dengan ngglethak di karpet, ranjang bisa ngaso dulu…. Huahahahaha!!

Lekoh!

Ya sudah… nikmati hidup anda, yang penting ingat kalo hidup itu sendiri tidak cuman sekedar buat mat-matan saja….

Selamat Tahun Baru 2008!!!!

Akhirnya dengan sedikit berat hati dan banyak tekanan mental, saya harus melepas status saya sebagai bujang geografis di pulau ternate ini.

Istri saya yang tercinta akhirnya mendapat kepastian pindah mengikuti suaminya yang ganteng nan rupawan ini. Hal ini sudah dipastikan via telpon tadi jam 9 pagi.

Di balik sana suara bini saya bener-bener keliatan excited dengan mutasinya itu. Sedang saya? Dengan pindahnya bini saya tentunya akan membuat waktu leyeh-leyeh glethakan rebahan di depan TV waktu hari libur menjadi sirna, tidur di kantor juga bakal ndak bisa, pipis depan rumah juga pasti jadi haram, atau ngupil seenaknya jelas bakal menimbulkan prahara di bukit menoreh (anyone know what the hell bukit menoreh was?)

Bini, kusambut dirimu dengan segala cintaku! Aku senang akhirnya kita bisa bersatu….

Hidup itu penuh kejutan. Itu semua orang tahu. Makanya saya suka heran dengan orang yang bosan dengan hidupnya sendiri. Bosen dengan rutinitas bolehlah, tapi dengan hidup? Saat kemarin-kemarin saya bener-bener disibukkan dengan tumpukan dan timpukan pekerjaan tan ana kendate alias yang tak brenti-brenti, Eh Gusti Allah menyunggingkan senyum di bibir saya dan istri saya dengan cara yang unik.

God works in mysterious ways. Itu semua orang juga tahu. Tapi jarang yang mengaplikasikannya saat tertimpa musibah. Seringnya malah ngumpat-umpat yang jelas gak menyelesaikan apa-apa.



Ceritanya, bini saya yang masih terpisah jauh dengan suaminya itu merasa seperti mau flu. Flu adalah penyakit biasa bagi istri saya. Makanya bini saya langsung meminum obat flu langganannya.

Selang beberapa lama, perasaan kantuk saat bekerjapun datang. Oke, ngantuk saat kerja memang biasa. Yang ndak biasa adalah ternyata rasa itu bukan rasa kantuk tapi lantaran kelopak dan seluruh bagian wajah bini saya membengkak! Sehingga terasa berat layaknya orang mengantuk.

Apa kabar saya di ribuan kilometer jaraknya dari gorontalo?

Muntah. Buang Air Besar. Minum Air Putih. Mencoba Makan. Lalu, Muntah. Buang Air Besar. Minum Air Putih. Mencoba Makan. Lalu, Muntah. Buang Air Besar. Minum Air Putih. Mencoba Makan. Lalu, Muntah. Buang Air Besar. Minum Air Putih. Mencoba Makan. Lalu, Muntah. Buang Air Besar. Minum Air Putih. Mencoba Makan. Lalu, Muntah. Buang Air Besar. Minum Air Putih. Mencoba Makan.

Selama tiga hari!

Di tengah sakit saya, saya berpikir. Apakah wanita yang paling saya cintai bisa ikut merasakan apa yang saya rasakan di dalam dada saya saat ini???

Ya tentu saja bisa!!! Wong sama-sama sakit!!!

Istriku, MMS yang kau kirimkan itu memang mengingatkanku akan wajah TKW yang disiksa majikannya. Tapi aku kenal wajah di MMS itu. Itu Kamu, cinta! Aku mencintaimu…..

NB: Buat Bini, bisa gak berhenti ngirim MMS wajah bengkakmu sambil bertanya apakah aku tetap mencintaimu dengan kondisi seperti itu??? Mengerikan…. Huahahahaha