Ketika Apa-apa Is An Art

Sejak jaman kuliah saya mendapatkan suatu hal yang menurut saya menarik. Semua dosen seolah berlomba-lomba untuk mendefinisikan sesuatu dengan sudut pandang dan tolak ukur yang sama.

Accounting is an art to bla bla bla….

Know what I mean? Maksudnya kok ya hampir kebanyakan deifinisi dimulai dengan kata-kata “adalah seni untuk…”. Sebagai lulusan SMA yang saat duduk di bangku sekolah lebih sering nongkrong di wall panjat dinding atau nginep di hutan atau jalan-jalan ndaki gunung tentunya saya cuman bisa ndomblong melongo lantaran kaget kok para ndosen semuanya jadi seniman.

Management is an art to bla bla bla…

Begitu pula saat terjun di dunia kerja. Saya mendapatkan kenyataan bahwa menghadapi Wajib Pajak adalah sebuah seni juga. Lagi-lagi seni. Kalo semua disenikan kan jangan mencak-mencak kalo para pelaku pornografi juga berlindung di bawah popularnya kata seni.

Tapi oke-lah kalo mo disebut dengan seni. Hidup juga seni bertahan hidup. Selingkuh juga sudah menjadi suatu seni tersendiri. Merawat anak juga seni. Lolos dari tuduhan korupsi juga seni dalam tanda kutip tentunya.

Kalo ada yang bilang batasan seni adalah imajinasi maka ndak salah juga kalo hampir semua dalam hidup kita dikategorikan seni. Saat eksploitasi seks juga bisa dipelajari dan disebarkan maka bisa jadi seni. Mumet kan. Kan ndak lucu nanti kalo bondage jadi satu fakultas tersendiri di Institut Kesenian Senisono misalnya.

Atau ada materi kuliah seni memperkosa opo ora gawat? Atau kasus yang kemarin sempet heboh seperti rekayasa gambar telanjang trus jadi mata pelajaran tersendiri itu nanti bagaimana?

Makanya siapa bilang kita ndak butuh kerangkeng, batasan atau garis-garis besar dalam hidup?

…and blogging is an art to ndobos to everyone else….

7 comments
  1. lha nguyuh bae dadi seni koh kang……..air seni

  2. Adis™ said:

    iya tuh definisinya mbo…seni…

  3. Hedi said:

    ga masalah kalo itu semua, yg lucu lagi…foto erotis bugil semi bugil dibilang seni juga…kalo seni kan bisa milih yg laen, ga harus yg nunjukkin syahwat to😀

  4. satrio said:

    cynical is an art of…

    (sepertinya saya sering sekali membaca kata-kata ini, pada suatu ketika dahulu.. :D)

  5. segala sesuatu itu ada batasnya, dan tidak boleh berlebihan krn tdk baik🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: