Selamat Ulang Tahun Kepada Saya!

Konon, karena saya belum bisa mengingat tanggal dan hari saat itu, saya dilahirkan pada tanggal 6 Juni. Sejak kecil saya selalu bangga dengan kenyataan bahwa tanggal lahir saya sama dengan tangga lahir Bung Karno. Namun makin lama kebanggaan itu makin lama makin berkurang dan digantikan dengan rasa malu. Dan ini bukan karena makin tua saya makin menemukan kekurangan dari Bung Karno. Ah mungkin saya cuman merasa tua.

Merasa tua dalam berbagai hal mempunyai efek yang bagus. Tapi jelek untuk beberapa hal lainnya. Ya dalam kehidupan kan kita harus menyadari bahwa tak ada yang benar-benar pasti. Selalu ada sesuatu untuk sesuatu, kata Pakdhe Umar Kayam.



Dengan merasa tua sampeyan akan malu untuk melakukan berbagai hal dengan alasan sampeyan sudah ndak pantas lagi. Tapi bisa juga mengalami dengan merasa tua sampeyan akan terperanjat betapa kepolosan, kejujuran dan keluguan yang anda miliki makin hilang dan anda akan mati-matian untuk mempertahankannya. Beberapa berhasil, beberapa gagal, kebanyakan malah ndak mikir apa-apa. Golongan ketiga inilah yang nantinya akan menjadi sekelompok manusia yang sok kaget dengan umur-umur mereka. Mereka mempertanyakan kemana umur mereka, kenapa cepat sekali menjadi tua.

Di tiap detiknya, hidup adalah anugerah. Dan puncak kesombongan manusia adalah alpa akan nikmat hidup itu sendiri dengan membiarkan hidup berlalu begitu saja tanpa mengisinya dengan penuh suka cita dan rasa syukur. Tahu-tahu tahun demi tahun berlalu.

Naif jika pencapaian hidup seseorang diukur dari berapa banyak harta yang ia punya yang merupakan pencapaian kerja keras dalam hidupnya. Namun saya sangat bangga pada harta saya yang paling berharga yang telah saya capai. Harta itu adalah: istri saya.

Saya selalu bangga dengan istri saya. Jangan bayangkan kehidupan rumah tangga saya mulus-mulus saja seperti kisah dongeng. Saya bahkan bisa bertengkar dengan istri hanya karena mendebatkan alur cerita sebuah film! Buat teman-teman nongkrong saya di kampus tentunya akan sadar betapa saya sangat suka mengasah otak dengan gesekan-gesekan ide dan ego di forum-forum yang justru non-formal.

Saya ndak suka ikut lomba atau acara khusus debat. Karena semua telah diatur. Sedang jika sampeyan bisa membuat suatu debat tanpa rencana di tempat yang seadanya tanpa rencana sebelumnya, menurut saya hidup anda benar-benar indah. Sampeyan akan bisa mengenal orang dengan otak-otak mereka langsung.

Kata Mbah Sigmund Freud, tak ada yang lebih indah dan memuakkan dalam waktu yang bersamaan selain meneliti pikiran manusia lain.

Tak ada kebenaran yang pasti dalam debat mendadak. Semua benar karena didasarkan pengalaman masing-masing. Dari sinilah kita belajar banyak.

Dan istri saya selalu siap memercikkan api-api debat dengan saya tiap hari tentang segalanya….

Dan Oh My God, saya merasa begitu hidup!

Duh Gusti, tentunya saya terlihat tua dan putus asa dengan menulis ini. Tapi perasaan “menjadi tua” benar-benar memagari saya dari kegiatan-kegiatan yang merusak dan jahat. Biarlah saat bertemu dengan teman-teman saya terlihat ndeso dan kampungan dan terkesan kurang menikmati hidup. Tak apa, bukan itu yang saya sebut menikmati apalagi mensyukuri hidup.

Gusti, di umur saya ini, berikan lebih banyak kesempatan buat saya untuk mengenal lebih banyak orang. Ijinkan saya memasuki pikiran-pikiran mereka. Gusti, aku mencintai-Mu!!

Blog, sedikit banyak menggambarkan bagaimana seseorang berpikir. Hidup itu ibarat mampir untuk singgah minum setelah berlayar, dan seperti biasa, singgah minum membuat kita harus ngobrol dengan orang lain yang kita jumpai.

Dan saya sangat benci kehilangan kesempatan untuk bertukar pikiran dengan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: