Selamat Menjadi Ibu, saudariku…

AKU mendengar perihnya hatimu
Oleh kutukan-kutukan itu
Terdengar juga oleh batinku
Nyanyian-nyanyian mengharu biru

Aku mendengar perihnya hatimu
Oleh kutukan-kutukan itu
Terdengar juga oleh batinku
Nyanyian-nyanyian mengharu biru

Atas lahirnya si jabang bayi
Yang menangis di dalam sunyi, dalam sunyi….

Ini cerita tentang seorang perempuan yang kukenal sejak lama. Sejak SMU tepatnya. Seorang yang membuatku tersenyum hari senin kemarin saat aku mendapat kabar bahwa dirinya telah purna tugas menjadi wanita hamil. Ya hari Minggu tanggal 17 Maret 2007 pukul 12:10 WIB telah melahirkan putri pertamanya di Rumah Sakit Margono Soekardjo, Purwokerto, Jawa Tengah.

Ya aku tersenyum. Apa yang lebih membahagiakan dari itu? Bukankah sebuah kelahiran adalah sesuatu yang menakjubkan, mengagumkan buat kita-kita yang sudah duluan menghela nafas?

Jauh di lubuk hatiku justru tumbuh rasa haru, rasa haru akan waktu. Ya betapa waktu tak bisa kita kejar dan kita menaiki waktu dalam perjalanan hidup kita namun kadang lupa memikirkan laju sang waktu itu sendiri. Sehingga sering kita mendapati diri kita berada di keadaan yang sudah terlalu telat. Ya, aku makin tua.

Katanya, orang bijak akan kelihatan lebih tua dari umur sebenarnya. Tua dan damai. Aku belum… aku hanya menua.

Ukhtii, kau mencapai apa yang kau mau. Kau raih yang kau citakan. Kau miliki apa yang kau impikan bukan?

Kini, kau dan suamimu memikul beban tanggung jawab yang begitu besar, tak mudah dan tak gampang tapi itulah yang ada di pundak kalian. Bahu membahu, dan bekerja samalah….

Aku mendoakan kalian…..

Keterangan:
Puisi di awal posting adalah lirik lagu “Kelahiran” milik Kyai Kanjeng yang dinyanyikan oleh Novia Kolopaking.

7 comments
  1. Anang said:

    wah selamat selamat…

  2. NiLA Obsidian said:

    selamat ya om babu….
    “it’s only the beginning…..”

  3. mpokb said:

    kok lirik lagunya buat saya malah terasa sedih? selamat buat ayah dan ibu baru yak..

  4. mpokb said:

    btw, coba minum air rebusan kentang (tanpa dikupas). dulu manjur buat maag saya..

  5. aVank said:

    hm… memiliki bayi
    takut juga tapi seneng

  6. ayyash said:

    Sekarang giliranmu mas. Kapan target punya Baby? Istrimu dah Mbobot belum sih? Pasti asyik deh kalau dah punya junior. Tak doain insya Alloh

  7. Mamah Ani said:

    siapa yang baru punya bayi ? adiknya kah ? selamat menerima karunia anugrah Allah yang terindah, semoga ibu bapaknya bisa senantiasa berenergi, saling cinta, saling sayang, saling support, bahu membahu mendampingi tumbuh kembang si buah hati menjadi manusia yang berkhidmat kepada mahluk lainnya dan bermanfaat bagi sebanyak banyak mahluk, amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: