Secangkir Teh Buat Istriku

Istriku, lelah dan penat betul hidup ini ya? Semoga dalam tidurmu tadi malam kau memimpikan yang indah-indah saja. Tentang bunga, kupu-kupu, percikan air sungai, birunya langit dan sekeranjang anak-anak kucing. Tidak! Kau takut kucing!

Sejenak kubiarkan kau tertidur, karena kupikir hanya dalam tidurlah kau bersembunyi dari penatnya hidup. Di sana kau tak perlu mendengarkan bosmu yang cerewet, dan tak juga harus menghadapiku yang banyak perintah.

Kumohon tuan ranjang jangan berderit, ku tak mau istriku bangun. Aku tahu tubuhku makin gemuk, makin berat. Tapi please…. Jangan bangunkan istriku! Jangan sampai dia mendengarmu mengeluh sampai misuh-misuh tentang berat badanku. Biarkan dia bermimpi, tuan ranjang.

Biar kubuatkan secangkir teh buat istriku.

Dengan dua sendok gula pasir, dan satu kantung tea-bag dan air panas yang kurebus sendiri, kusajikan cinta dalam wujud penghilang dahaga dan penghangat badan di pagi yang dingin ini.

Saat matamu terbuka karena jeleknya suaraku membangunkanmu, biar kukecup bibirmu dan kukatakan:

“Aku Mencintaimu, Istriku!!”

3 comments
  1. depe said:

    semoga daku bisa berbuat seperti apa yang sampeyan lakukan…

  2. bini said:

    terima kasih, suamikuh.

    Terima kasih, Tuhan. Kau memberikan suami yang sangat mencintaiku dan ayah yang terhebat bagi anak-anakku…

    biar kurawat dirimuh sampai memutih rambut ini.

    Aku mencintaimu!

  3. chigi28 said:

    HOW SWEET😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: