Semangat Baru Di Tahun Baru (semoga)

Salam!!

Lama saya absen. Berbagai masalah mendera kehidupan saya dan orang-orang di sekitar saya. Kasih sayang ibu mengajarkan saya untuk peduli, mencoba selalu peduli. Bahkan kepada sampah yang tercecer di tengah jalan. Ibu, aku mencintaimu!!! Deraan masalah belakangan sangat menguras kesehatan saya. Saya nampak jauh lebih tua. Terima kasih buat seseorang yang nyumbang cat rambut hingga saya nampak seperti kakek-kakek kecelup tinta. Hahahaha…

Dulu saya berpendapat bahwa saya bisa bertemankan siapa saja tanpa perlu ikut terbawa arus atau menjadi korban. Sebuah kejadian mengubah hidup saya. Gara-gara itu saya berpikir layaknya Bush: “If You Are Not With Us, You Against Us!!”. Lagi-lagi saya salah (lagi).

Boleh saya kelihatan lebih lunak, namun tak bisakah sampeyan melihat saya sebagai singa ngantuk kekenyangan yang meski tampak acuh namun selalu siap membela keluarga dan lingkungan saya?

Akan saya kuras segala yang saya punya demi kebaikan.

Buat wanita yang selalu saya cintai: “Jangan menyerah! Aku mencintaimu melebihi apapun di bawah TUHAN dan Ibuku. Bangkitlah bersamaku. Kita bangun rumah kita.”

Selamat tahun baru. Tahun depan akan lebih banyak lagi masalah buat kita-kita. Jika sampeyan mikir masalah sampeyan di tahun 2006 adalah yang terparah, siap-siaplah bengong di tahun 2007!

Terima kasih buat jeng tatut, mbak yati dan mas yoyok, kawan saya berkeluh kesah selama saya terpuruk. Betapa ingin saya memeluk sampeyan semua saat ini. Saya pesen sampeyan semua dalam bentuk gantungan kunci agar saya selalu ingat nasehat yang sampeyan semua suntikkan pada saya ya? Hehehehehe…

Tahun baru, semangat baru… (semoga)

Buat orang brengsek di seluruh dunia: “Assalaamu alaikum!!!!”

7 comments
  1. Yati said:

    Ah…melegakan sekali. Bang Pii akhirnya balik lagi ke sini.

    Sayalah yang harus berterima kasih. Saya malu, selama ini cuma duduk2 depan komputer, ga bikin apa2, tapi berani2nya saya ngaku capek dan lelah. Sementara Bang Pii malah berhadapan dengan dunia nyata dan tetap bisa bangkit tanpa mengeluh capek.

    Ayo…saling menyemangati!

  2. Anonymous said:

    “Aku mencintaimu melebihi apapun di bawah TUHAN dan Ibuku”
    lah… Muhammad ibnu Abdullah dimana?

  3. Hedi said:

    Menyenangkan melihat banyak orang akhirnya survive dari berbagai kesulitan…

    Semoga tahun 2007 abang menyenangkan, Selamat Idul Adha dan Tahun Baru 2007 ya Bang.

  4. NiLA Obsidian said:

    Bang Pi’i….selamat tahun baru juga….

    salud bang sudah berhasil melewati masa2 sulit….
    yg penting usaha dan ikhlas……
    Tuhan Maha Adil dan Maha mengetahui….

    terima kasih sudah berkunjung balik ke rumah saya

  5. Mbilung said:

    Selamat tahun baru kang ….

  6. dianika said:

    Yah..kadang2 televisi memang membius kita hingga lupa mengerjakan yg lain dg kata-kata sakti,”Suer deh, abis acara ini, aku akn selesaikan..” Duuh, saya sering termasuk dalam orang-orang yang seperti itu..
    btw, terima kasih udah singgah. Smg kita bisa saling menyemangati ya…

  7. deppe said:

    ada yang lebih membius dari TV.
    malah berhasil menjauhkan daku dari TV : Game Komputer

    “waalaikumsalam…”
    sebagai salah satu orang yang merasa brengsek, daku wajib menjawab salam sampeyan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: