Beat-nya Ebiet G. Ade bikin kangen Babe!

Malam minggu kemarin iseng-iseng jalan-jalan di pinggir pantai swering sendirian, dan sampailah di tempat mangkalnya penjual MP3 langganan saya itu. Maka saya lalu sibuk ngobrak-abrik dagangannya uda mahmud mencari tahu apakah ada yang bisa dibeli atau enggak.

Selain mencari albumnya Red Hot Chilli Peppers yang terbaru (karena CD yang lama korupted). Ha kok saya lalu nemu dan akhirnya membeli CD MP3-nya pakde Ebiet G. Ade lho????

Pakde Ebiet yang bernama asli Abdul Gafar Abdullah memang bukan penyanyi yang dikenal baik oleh generasi Nirvana atau Metallica seperti saya, namun saya sangat mengenal lagu-lagunya pakde Ebiet ini.

Ya, ayah saya sangat menyukai ebiet g. ade. Dulu, bahkan sempat bapak saya itu menyuruh saya mendengarkan lagu2nya ebiet daripada saya menyetel kasetnya iwan fals milik om saya. Namun ternyata belakangan bapak saya malah katut kebawa suka dengan iwan fals tanpa meninggalkan tabiknya kepada ebiet. Sedang saya kebanjur kepincut sama generasinya metallica.

Ya, pada masanya ebiet memang sangat dipuja, apalagi untuk generasi seumuran bapak saya itu. Tahun 70-an dan 80-an (hingga 90-an malah) Ebiet merajai pangsa pasar musik indonesia. Setidaknya begitu menurut bapak saya yang nota bene penggemar fanatiknya Ebiet!!

Satu CD penuh saya setel, yang artinya saya mendengarkan lebih dari 50 lagu semalaman. Dan tanpa sadar kok saya nangis mrebes mili mengingat bapak saya di jawa sana. Saya ndak malu ngaku nangis sepanjang yang bikin saya nangis bukan lantaran Mbah Harto sakit lagi.

Ya, meski makin saya dewasa, gesekan idealisme makin meruncing, makin banyak yang saya bantah, makin dalam yang saya gugat, makin njelentreh yang saya obrak-abrik tentang dogma dan sebagainya yang beliau tanamkan sejak saya kecil, namun bagaimanapun ada ikatan batin antara kami yang tak lekang dimakan waktu.

Ya, bapak saya memang seperti werkudoro yang kakunya bukan main. Hampir ndak pernah nunjukin rasa sayangnya sama anak-anaknya. Namun saya tahu kadang saat beliau gletakan di tikar di depan televisi, diam-diam dia memandangi semua anaknya yang asyik masyuk menonton TV. Betapa platoniknya!!!

Sebelum saya nambah cengengnya kelingan bapak saya sang resi itu, maka saya akhiri postingan kali ini.

“Bapak, bapak pasti tahu kalo kita sama-sama keras kepalanya… namun saling membelit dalam kasih sayang yang tak kasat mata!”

Gambarnya Pakde Ebiet diambil dari sini.
16 comments
  1. bunglon_imut said:

    duh inget ebiet inget jaman kerja di salah satu stasiun tipi dulu. Kalo masuk malem atau masuk pagi. Kebetulan ketemu shift sama salah satu rekan yg sudah berumur dan berkumis tebal yang biasa dipanggil Mas Dhar.. dia selalu menyetel lagu-lagu ebiet di pagi hari jam-jam bangun tidur (06.00-07.00 pagi) atau jam-jam menjelang tidur (02.00-05.00 pagi)… Walaupun saya rekan kerja dia, tapi sering dia menganggap saya sudah seperti anak :p
    diemong bgt. Duh kapan ya bisa kembali ke masa-masa kerja seperti dulu lagi. Sambil denger lagu ebiet kegemaran beliau

  2. budibadabadu said:

    ada yang janggal di lirik lagu “Kupu-kupu Kertas”:
    “…entah sampai kapan/ berhenti menipu diri…”
    hmm, berarti selama ini dia berhenti menipu diri dong? jangan-jangan yang sebenarnya dia maksud adalah: “entah sampai kapan/ menipu diri…”

    *what d’ya say, pakde?*

  3. Mbilung said:

    “…gugusan hari-hari, indah bersamamu, komarudin …” Ngangeni iki.
    Habis ini nulis sapa Bang? Pak Gatot atau Pak Dirman? Hedoop Banyumas!

  4. Evi said:

    Jadi kangen Bapak lagi, pdhl Minggu malam udh dengar suaranya, ga sabar nunggu mudik lebaran nanti. Koleksi Ebietnya Beliau lengkap + Bimbo. Klo almh Ibu paling suka Ermi Kullit.

  5. nengjeni said:

    dulu nggak suka Ebiet karena lagunya mendayu-dayu gitu, makanya milih jadi fansnya Mas Fals. Sekarang malah jadi merhatiin lagunya Ebiet yang cocok sama kekinian.

  6. Bangsari said:

    bapakku sukanya apa ya? kayanya suka telo deh…

  7. Luthfi said:

    di kosanku, winampnya masih ada list ebiet —- masih jaman emang🙂

  8. farara said:

    tempat kerja ku ternyata nyimpen MP3 lengkapnya Ebiet lho..
    Bawa pulang buat oleh2 mama di rumah😀

  9. yoyok said:

    Kau peluk dan kau manja
    Indahnya saat itu
    Buatku melambung
    Disisimu terngiang
    Hangat nafas segar harum tubuhmu
    Kau tuturkan segala mimpi-mimpi
    Serta harapanmu

    Kau ingin ku menjadi
    Yang terbaik bagimu
    Patuhi perintahmu
    Jauhkan godaan
    Yang mungkin kulakukan
    Dalam waktuku beranjak dewasa
    Jangan sampai membuatku
    Terbelenggu jatuh dan terinjak

    Tuhan tolonglah sampaikan
    Sejuta sayangku untuknya
    Ku terus berjanji
    Tak kan khianati pintanya
    Ayah dengarlah betapa sesungguhnya
    Ku mencintaimu
    Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu

    Andaikan detik itu
    Kan bergulir kembali
    Kurindukan suasana
    Basuh jiwaku
    Membahagiakan aku
    Yang haus akan kasih dan sayangmu
    Tuk wujudkan segala sesuatu
    Yang pernah terlewati

  10. Hedi said:

    ah Ebiet, Metallica, Nirvana, Iwan Fals, RHCP, sama-sama asyik…liriknya juga sama-sama penuh arti :d

  11. sefawkes said:

    kuping saya dari kecil sudah akrab sama lagu2nya pakdhe itu, bang😀

    Ayaaaaaahhhh…dalam hening sepii kurindu..
    untuuuk menuai padiiii milik kita…
    tapi kerinduan tinggal hanya kerinduaaann…
    anakmu sekaraaang banyak menanggung bebaaaaaannnn…

    duuh..melu mbrebes mili kangen bapakku bang…hiks.

  12. paman tyo said:

    oh ebiet. ingat lelucon lawas kaset kusut “perjalanan ini…” di toilet bang?😀

  13. ranids said:

    lagu2nya ebiet emang abadi🙂

  14. Rara Vebles said:

    Jadi pengen pulangg..

  15. Mikeharvey said:

    Hey from Toronto, Canada

    Just a quick hello from as I’m new to the board. I’ve seen some interesting posts so far.

    To be honest I’m new to forums and computers in general🙂

    Mike

  16. Infurffar said:

    Great post – Just subscriped to your RSS feed.. Thanks|This is my first time I have visited this site. I found a lot of interesting information in your blog. From the tons of comments on your articles, I guess I am not the only one! keep up the impressive work.

    gaming chair pyramat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: