Sumanto Homini Lupus!

Sudah saatnya kita mengembalikan makna Homo Homini Lupus seperti sediakala!!

Tadi saya melihat di shoutbox saya coretan dari si tukang ndobos. Beliau mengabarkan bahwa sumanto si kanibal itu akan segera bebas. Lalu saya juga menemukan berita yang sama di sini (yang dua-duanya merupakan hasil slomotannya kang mbilung). Saya jadi tertarik mbahas tentang sumanto (versi ngaco tentu saja).

Sumanto, lelaki asal purbalingga yang satu daerah dengan saya dan kang mbilung (pas jaman masih ada karesidenan) terkenal semenjak dia konangan menyantap mayat seorang nenek dan belakangan mengaku telah memakan tiga mayat. Tentu saja dia memakan mayat bukan lantaran kelaparan, dia iseng. Iya… iseng… isengnya orang kan macem-macem dan jangan dipaksakan agar masuk akal di otak semua orang. Isengnya konglomelarat ya ngumpulin mobil mewah… isengnya tukang becak ya ngabisin pendapatan satu hari dengan main gaple..


Namun menurut desas desus yang beredar di kalangan arus bawah, sumanto sebenarnya seseorang yang berpikiran ke depan, cerdas dan mempunyai visi dan misi yang mengagumkan.

Dikabarkan sumanto jengah melihat kondisi dunia yang carut-marut dan sangat berantakan yang makin mengikis rasa kemanusiaan. Tiap hari dia lihat dengan mata kepalanya sendiri (dan juga mata kepalanya temen2nya) manusia menjajah manusia lain, manusia dijajah uang, manusia kalah santun dengan tikus sawah dan sebagainya. Menurutnya (konon lho ya) tikus sawah itu lebih santun. Meski dia merusak tanaman petani namun sejak dulu ya kebudayaan tikus2 sawah ya memang begitu. Ndak lantas seiring kemajuan jaman tikus2 sawah berubah kesenangan dengan memakan tinta pemilu!

Namun tengoklah manusia. Manusia sudah menjadi omnivora yang se-omnivora-omnivora-nya!! Kabel listrik dimakan, aspal dimakan, tinta dimakan, gubuk buat pengungsi gempa juga dimakan…

Sejak lama kita kenal istilah homo homini lupus yang artinya manusia adalah serigala bagi manusia lainnya. Istilah tersebut lantas disalahartikan oleh dunia moderen dengan pengertian bahwa kondisi manusia saat ini begitu selfish egoisnya sehingga kadang demi kepentingan pribadi mereka mampu mengesampingkan segala aturan dengan mengorbankan manusia lainnya.

Pengertian moderen itu jelas melenceng dan tidak benar. Setidaknya buat saya dan sumanto. Yang namanya homo homini lupus itu ya maksudnya pengertian buat menjelaskan kata “kanibal”. Jadi kanibal is homo homini lupus!

Serigala itu memakan daging. Sumanto rupanya tergerak untuk kembali meluruskan opini masyarakat dunia yang salah kaprah mengartikan homo homini lupus tadi. Dia tunjukan bahwa pengertian “manusia adalah serigala bagi manusia lainnya” dengan cara bener2 meniru tingkah laku serigala. Makan daging…. Namun Sumanto masih cukup waras. Meski idealis, dia tetep mikir kalo makan manusia yang masih hidup kan hukumannya berat sekali dan akan susah makannya, belum lagi pas digigit meronta-ronta dan bengok-bengok (teriak).

Makanya dia milih makan mayat yang hukumannya bisa jadi ringan… Dan menurut kabar kang mbilung tadi, sumanto akan segera bebas…

My hero………………

Hidup Sumanto!!! Hidup Bapak Pembaharu Homo Homini Lupus!!!!

Gambar sumanto diambil dari sini

5 comments
  1. sefawkes said:

    bang, NPWP sumanto dah jadi? hehehe GO SUMANTO GO!!!!

  2. Mbilung said:

    Arep nili’i Kang Manto po? sekalian nyerahin formulir NPWP.

  3. Rian said:

    Mas, opo sampeyan dholore sumanto yo? Kwekk…heee..heee…

  4. Bangsari said:

    rika purbalingga kang? aku tanggamu lho, cilacap. lam kenal…

  5. tifoso said:

    weks… penggemar sumanto ngumpul di sini semua…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: