Pi’i gegere geger!!!


Malam sudah makin pudar… mata saya makin layu, namun pekerjaan masih menumpuk. Akibat pindahan kantor beberapa waktu lalu banyak sekali pekerjaan yang tertunda. Baik yang memang bener2 tertunda maupun yang sengaja saya tunda. Hehehehe….

Iseng-iseng posting sekalian menyapa sampeyan semua. Judul posting ini harusnya dibaca begini; huruf “e” pada kata “gegere” dibaca seperti huruf “e” pada kata “kedele”, dan kata “geger” dibaca seperti layaknya membaca kata “bebek”. Paham?? Hal ini menyebabkan judul postingannya berarti “Pi’i punggungnya geger”

Gak mutu tenan ik, mosok dua paragraf sia-sia begitu saja…

Kabar dari saya, saya lagi lumayan fit dan sudah sembuh dari malaria saya. Semoga tidak kambuh lagi. Nah, kemarin pas pindahan kantor, berhubung seksi saya personilnya berkurang drastis akibat mutasi, maka personil yang ada tinggal dua ekor.

Pengepakkan dan penataan barang-barang yang akan dipindahkan bener-bener kami lakukan berdua. Rupanya berkas-berkas yang selama ini kami simpan, (kira-kira) 45%-nya adalah sampah. Banyak yang merupakan berkas yang berumur lebih dari lima tahun sehingga tak perlu disimpan lagi. (di perpajakan, semua berkas wajib disimpan selama 5 tahun). Belum lagi komputer yang memerlukan penanganan ekstra karena yang diserahi mengangkut barang untuk pindah adalah buruh pelabuhan sehingga sering tidak berperasaan kepada barang semacam komputer.

Gotang-gotong kardus dan karung kesana-kemari, ongkat-angkut komputer kesana kesini bener-bener mempbuat saya kelelahan lagi. Boyok alias geger alias punggung saya sakit luar biasa. Ha wong baru beberapa lama berbaring terus di tempat tidur kok langsung angkat2 barang lho… Punggung yang jadi kendor dan lurus plus renggang akibat berbaring terus sangatlah kagetnya menyambut beban seberat itu.

Malamnya saya mengundang satpam kantor saya agar memijat saya. Pijatan non-profesi sebenarnya. Jadi tanpa teori tinggi-tinggi dan ilmu ini itu yang terlalu aeng-aeng. Tapi yang paling penting adalah merasakan badan kita diuyel-uyel menyakitkan dan kita menikmatinya…. (disiksa kok seneng ki lho…)

Percaya atau tidak, saat ini saya nulis postingan ini sambil jongkok di atas kursi saya karena punggung saya sudah pegel dibawa duduk terus. Aneh?? Gak juga… wong saya kalo ketemu toilet duduk juga tetep saya jongkokin kok… Hehehehehehe….

Oh iya… yang pada mau kopdar hari ini saya tunggu laporannya. Ha saya jauh je… (meski kang mbilung yang lebih jauh dari saya juga sempet dateng) maka saya gak bisa ikud, lagian saya itu siapa? Seleblogies juga bukan….

Seleblogies??? istilah apa ini??? Ya sudah… seleblogies adalah istilah untuk menyebut blogger yang kondang lagi ternama. Saya cantumin di wikipedia ah…. HaiyaHH!!

Ya sudah… saya kerja lagi… mumpung belum adzan subuh lho…

Sumber gambar di sini.
3 comments
  1. sefawkes said:

    bang,kalo menurut pakde mbilung, geger sing geger kuwi kudu disetrum hihihihi dijamin lurus lagi😀
    sayah termasuk fans yg mendaptar untuk bertemu para seleblogies itu hehehe

  2. Moes Jum said:

    Bang sing ati2 lho, urusan geger aja digawe enteng. Yen arep rada bener mbokya pijete nang Pertuni bae. Soale satpam kuwi biasane ora mijeti uwong tapi pentungan … hehehe

  3. tifoso said:

    haaaah… sampeyan bermasalah dengan geger, saya bermasalah dengan weteng…
    semoga cepat sembuh ya…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: