Because the music do!

What a mess!!

Hari ini saya tidak seperti biasanya dalam bekerja. Saya tidak memakai kemeja putih selayaknya seragam buat hari kamis. Saya memakai kaus hijau bergambar gundam dan celana jeans saya yang mulai kekecilan.

Kantor akan segera dibongkar untuk dibangun kembali karena sudah tidak layak dan seluruh pegawainya harus berdesak-desakkan jika sedang kerja. Maka kantor kami harus segera pindah ke kentor sementara. Pemindahan barang sudah dilakukan sejak minggu lalu bergiliran per seksi. Seksi saya dapat giliran paling terakhir.

Konyolnya, jaringan listrik belum fix 100%, jaringan komputer?? masih nol besar!!! Ha semua berkas dalam bentuk hard copy sudah dipindah lho ke kantor sementara sementara jaringan intranet yang online ke kantor pusat masih di kantor lama.

Bagaimana mau kerja??

Masih inget cerita saya tentang komputer? Nah bos kecil saya ini bikin ulah lagi. Dialah penyebab semua kekacauan ini. Seksi saya yang ngurusin komputer jaringan dan sebagainya bengong saat tahu barang-barang mulai dipindahkan. Ha jaringan dan tetek bengeknya belum siap je…

Teknisi dari pusat memang bertugas mengurusi baru datang besok hari, mungkin butuh waktu seminggu untuk menyelesaikan jaringan komputer dan listrik kantor sementara. Bagaimana kami mau bekerja jika komputer dan semua data-data pajak masih di kantor lama??? Dan jaraknya lumayan jauh antara kantor baru dan yang lama….

Walhasil seksi saya diprotes habis-habisan oleh seksi-seksi lain dan diminta pertanggung jawabannya. Terpaksa saya mau gak mau harus menjelaskan dengasn sejujur-jujurnya.

Bahwa segala urusan administrasi pemindahan kantor (termasuk pemindahan jaringan) adalah wewenang si bos kecil itu. Masalahnya kan bos besar baru pindah tugas dan bos besar baru belum aktif ngantor makanya bos kecil itulah yang berkuasa.

Segala biaya dinas yang dipakai untuk mengurusi pemindahan jaringan yang memang harus dikonsultasikan dengan pusat sudah digunakan oleh bos kecil saya. Bayangkan jika urusan jaringan diurus oleh orang yang mencari tombol “off” jika hendak mematikan komputer!!!! Lalu bilang: “yang bikin komputer lupa satu hal… kenapa gak ada tombol off-nya? gini kan jadi gak praktis!!!”

Nah yang saya lakukan seharian ini apa coba? Semua barang di ruangan saya harus dipindahkan ke kantor baru kecuali komputernya. Maka semua berkas berbentuk kertas dipak dan dibungkus kardus dan karung. Meja kursi diangkat hingga ruangan melompong kecuali komputer (dan meja kursinya) dan dispenser kesayangan saya.

Badan berkeringat menata dan mengawasi buruh pelabuhan yang dibayar mengangkut barang-barang itu ke truk, karena kalo tidak diawasi mereka akan seenaknya sendiri membanting segala sesuatunya. Apalagi barang-barang di seksi saya kebanyakan adalah barang elektronik!

Menemani kekesalan saya, saya sumbat telinga saya dengan earphone MP3 player saya. Play list-nya cuma berisi satu lagu yang saya setel berulang ulang. Lagunya KoRn yang berjudul twisted transistor. Saya suka liriknya yang mengatakan bahwa kita gak boleh menyerah meski kehidupan kita benar-benar sepi dan gak ada yang mengerti kita…. dan musik mengerti kita…

Kenapa musik mengerti kita?? Karena kita bisa memilih musik apa yang mau kita dengar. Dengan kata lain, kitalah yang mengerti maunya diri kita lewat perantara musik… Halah kok malah njelimet..

5 comments
  1. bang pi'i said:

    satu: saya benar2 udah lelah kali ya?? kok bisa2nya saya nulis bahwa hari ini itu hari kamis lho…

    dua: kok gak saya edit saja? malah saya nulis ginian di komentar???

    tiga: buat bung esge, ini lho saya ngasih komentar ke blog saya sendiri..

    empat: halah gak penting!!

  2. FLaW said:

    tombol off di komputer?? huahahaha…aduh..ampe guling2 nih…huahaha…hihihi…yo wis, sing sabar, bang. smoga cepet beres kantornyah.

  3. Deppe said:

    wah,jadi cabul sama heru dapet kantor baru neh

  4. nunut ngiyup said:

    wakakak… gapapa mas… berkorban dikit…
    minggu depan kan semua masalah ini (akan) sudah berlalu…😛

  5. esge said:

    masih mending mas, situ pindah dalam keadaan ga terlalu memusingkan….lah saya pindah dalam keaadaan karena ada kantor yang kebakaran, walhasil data2 elek2 itu banyak yang harus diangkut sekalian angusnya.. lebih repot tho..

    maish mending lagi situ dah ada sumpelan earphone pemberi semangat karena bisa nyetel korn…lah saya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: