Banjir Sinjai

Selasa lalu saat browsing di sela ngaso dari pekerjaan menumpuk, saya menemukan berita tentang banjir di sinjai, sulawesi selatan di sini. Banjir bandang itu melumpuhkan jalur transportasi dari makassar, satu-satunya jalur yang bisa ditempuh melalui bulukumba.

Ha sampai hari kamis, saya baca disini kok korbannya mencapai 250 orang meninggal?? Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’uun… Padahal pagi harinya saya lihat di TV korban mencapai 104 jiwa. Coba lihat di situs kabupaten sinjai. Ha banyak sekali itu, ning kok sajaknya (adapatasi kata sajake yang artinya kelihatannya) bangsa indonesia kalem-kalem saja.

Tadi pagi saya negur kenalan saya yang asli bone. Ha dia malah belum tahu lho!!!

Terus saat saya nanya ke teman lainnya, dia cuma bilang: “wah masih jauh dibanding tsunami di aceh atau gempa di yogya…”

Whelhadalah!! Teman saya yang super skeptis dan mega pesimis bakal ngekek ketawa sambil bilang “i told you tho?” mengenai kalimat mengerikan berbunyi:

The Death of one is a Tragedy, but The Death of a million is juast a Statistic”

Ah mosok tho?

4 comments
  1. Ely said:

    kenapa negeri kita ditimpa bencana terus menerus?

  2. ranids said:

    berapa pun jumlahnya…itu tetap nyawa manusia…

  3. merahitam said:

    Yup setuju sama Ranids! Dan waktu nonton berita kemarin, miris juga ya karena Pemerintah bilang nggak punya dana. Bahkan nggak ada satu pun lembaga luar pemerintah yang mengumpulkan sumbangan untuk mereka😦

  4. Mbilung said:

    Iyo !!! dan dijadikan sebagai barang jualan di breaking news tv tv itu. Sekarang jumlahnya sekian….berita yang baru kami terima, jumlah korban meningkat…..saat ini jumlah korban bertambah….teruuuuuussss.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: