Saya lihat merapi dari ternate, tapi….

“Gamalama di pelupuk mata tidak terlihat, merapi di seberang lautan terlihat!!.

Peribahasa plesetan tersebut sebenarnya berbunyi gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat.

Saya tinggal di kaki gunung gamalama, wong tugas saya disitu. Kebetulan kemarin malam saya dapat SMS dari teman yang berada di bali yang isinya menanyakan kabar saya berhubung gunung gamalama sedang mulai meningkat aktifitasnya. Saya bengong, saya balas, “tahu darimana gamalama aktif? ha wong saya di sini tenang-tenang saja dan gak tahu kabar itu…”

Teman akrab saya itu lalu membalas: “Wooooo! Goblok gak ilang-ilang.. kebanyakan nonton HBO dan cartoon network kamu… ha itu aku tadi liat berita ttg gunung gamalama di Metro TV!!!!”

Nah berhubung saya masih ingat, maka saya cari informasinya di internet! (bayangkan!!! gunungnya tiap hari saya lihat namun saya harus nyari tahu di internet??). Ini hasilnya…

Metrotvnews.com, Ternate: Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunung Berapi Gamalama, Ternate, Maluku Utara, meminta warga di sekitar gunung berapi untuk meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas Gunung Gamalama. Berdasarkan pengamatan visual, asap tebal dengan ketinggian 25 hingga 100 meter kini mulai tampak di puncak Gamalama, selain gempa bumi setiap harinya. Sepanjang Jumat (5/5) terjadi gempa akibat pergerakan di puncak Gunung Gamalama sebanyak empat kali.

Hingga kini, Gunung Berapi Gamalama yang memiliki ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut belum berstatus waspada. Namun, aktivitas gunung berapi ini bisa meningkat sewaktu-waktu dalam tempo cepat. Karena itu, Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi setempat meminta warga di sekitar gunung untuk tetap waspada. Gunung Gamalama sedang mengeluarkan asap tipis dan tebal dengan ketinggian 25 hingga 100 meter. Asap ini disebabkan aktivitas kawah Gunung Gamalama.(DEN) sumber: www.metroTV.com

Lalu sesudah itu saya SMS teman-teman kantor saya dan kenalan-kenalan saya yang sama-sama tinggal di kaki gunung Gamalama. Apakah mereka tahu tentang aktifitas Gunung yang tiap hari mereka lihat itu saat ini?

Berikut ini adalah jawaban mereka:


“Bohong… hush! gak boleh becanda begituan!!!”

“Weekekekek ndobos ae kowe…”

“Masak? Ah TV memang membesar-besarkan masalah aja!!!”

“kamu nonton metro? HBO gak siaran tho?”

“halah!! awan itu kan cuman kabut biasa… ha wong kemaren aku masih naik ke atas kok… gak ada apa-apa…”


Dan masih banyak lagi tanggapan yang intinya meraka tidak tahu, dan saat dikasih tahupun mereka biasa-biasa saja…. Apa karena saya masih tergolong sebagai penduduk baru ya disini?

Saat saya tanyakan orang asli ternate, dia cuma bilang: “Santai saja mas!! Kun Fa Ya Kuun… Nanti kalo beneran meletus kita sama-sama ngungsi ke pulo sebelah!!”

Kagum saya… betapa pasrahnya mereka pada hidup… namun tak juga berhenti berikhtiar… Ya, mereka benar-benar menikmati kehidupan… (jadi teringat teman saya yang menjerit ketika dia ingat bahwa saat makan siang tadi dia belum cuci tangan… takut sakit katanya… memang sih, tapi apa harus segitu hebohnya?)

Ah sudahlah…

1 comment
  1. Mimi Hitam said:

    pemandangan disana bagus gak? naik apa ya? give me direction hehehehe (bank Pi’i bilang: emang gue guide!!) ^_^
    lam kenal V

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: