Gemrungsung registrasi SIM card

Tadi malam saya jalan-jalan sekitar pinggir pulau deket pelabuhan, makan malam yang gila-gilaan bersama seorang teman saya. Dia makan bakmie goreng, sedang saya makan sup konro plus ayam lalapan…. Saya dan temen saya yang beberapa waktu itu berseteru akhirnya bisa mencair juga. Betul kata orang dulu, semua akan lebih lunak di meja makan. Tapi kok daging sapinya kothot? keras sekali…

Sehabis itu saya dan teman-teman itu jalan-jalan menyusuri pertokoan yang mulai pada mau tutup. Saya sempat mampir ke beberapa penjual MP3 pinggir jalan. Setelah mengobrak-abrik dagangan hampir sejam karena sesungguhnya kami juga ndak tau lagu siapa yang kami cari, wong kami cuma mau ngubek2 dagangan dan kalo nemu lagu yang pas di hati baru kami beli.

Lalu untung saja dengan diiringi tatapan tajam penuh dendam dari sang penjual, kami memilih untuk membeli 3 buah MP3. Satu lagu2 baru indonesia, satunya lagu2 jazz, satunya musik brutal ala Bang Pi’i. Yah… karena kesal tahun ini kayaknya gak bisa nonton konsernya KoRn maka saya putusin mau menuhin hardisk komputer kantor saya dengan musik metal. Kangen jaman kuliah dulu, masih sempet nonton konser ini dan itu… (Konser KoRn saya sempet nonton lho)

Lalu kami mulai beranjak pulang namun memilih jalan memutar lain dari waktu kami berangkat tadi. Kebetulan kami mampir ke kantor telkomsel, disana ramai sekali orang berkumpul. Dasar saya dan temen saya itu kurang kerjaan, maka kami menghampiri kerumunan tersebut. Ratusan kendaraan berjejer dan orang penuh hiruk pikuk.

Rupanya lagi pada registrasi kartu Prabayar tho??

Ha memang, meski menterinya sudah nongol di tipi berkali-kali, ngingetin agar segera mendaftar melalui nomor 4444 tapi kok jan susah sekali… Makanya di kesempatan terakhir ini banyak orang pada berebut ndaftar secara manual di kantor telkomsel. Kebetulan kami ketemu seorang temen yang jualan nasi padang yang membawa istri dan anaknya. Katanya disamping mo registrasi dia sekalian ngajak anaknya refreshing keliling kota dan darma wisata ke telkomsel… Weh!! Elok tenan… Tapi dia sempet nggrundel, katanya ha tiap nonton TV diancem pak menteri ning registrasi susah banget!! Apa yang berhubungan dengan pemerintah itu selalu susah ya? Ha mbuh!!! Sehari sebelumnya saya dicurhati temen saya yang ditilang polisi tapi ndak boleh milih sidang saja daripada bayar di tempat. Weh sampai rame ribut katanya, ha wong temen saya itu dibentak-bentak make kata2 kambing segala lho… Ha terpaksa dia bayar di tempat… Wedi je…

Betul kata Ayu Utami, di negeri ini makanya ndak ada superhero, wong disini kalo ngerasa jago sedikit saja pasti jadi preman kok…

Halah malah ngerasani oknum polisi!!

Jam 00:00 saya melangkah pergi dari kerumunan massa yang ndaftar itu, nampaknya pihak telkomsel kewalahan melayani orang-orang itu. Ha sudahlah… mo bantu gimana? Lagian saya masih sebel, kemaren mau bayar tagihan telpon kok dicuekin, padahal dia ndak sibuk apa-apa… wong cuma lagi gojek sama mbak2 rekan kerjanya lho!! Sontoloyo!!!

Sepulang dari situ istri saya sms: “Abang, nomernya neng belum di registrasi nih… dari kemaren gak bisa-bisa.. Jempol ampe bengkak semua ning gak ada respon dari 4444, gimana nih???”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: