Anggun kejedot Budaya Indonesia?



Heboh
tentang anggun yang dulunya bernama Anggun c. sasmi lagi marak diperbincangkan. Tentu saja Paijo akan mengangkatnya sebagai bahas dobosan kali ini. Dobosan, Gombalan, Omong Kosong Paijo kali ini tentu saja tidak akan membahas Anggun C Sasmi secara personalnya maklum Paijo bukan blog infotainment. Paijo akan membahas dari isu yang sedang marak bahwa benarkah Anggun mewakili wanita Indonesia yang sesungguhnya? Karena konon banyak yang menyayangkan diboikotnya vidklipnya anggunm karena menurut mereka Anggun itu mewakili Indonesia banget!!

 

   

Kayak apa sih budaya wanita versi Indonesia?

Bicara sejarah, Paijo akan sedikit saru untuk memperbincangkan tentang BEHA! Ya Beha alias Bra alias penopang sekaligus pembungkus (maaf) payudara wanita. Dulu jaman sekolah dulu saya sering denger orang bilang: “turis-turis di bali itu merusak kebudayaan indonesia saja dengan bertelanjang dada seenaknya di kuta!”. Omongan seperti ini saya ragukan kebenarannya, maklum menurut sejarah, wanita Indonesia mengenal bra dari penjajah Belanda.

Saat itu (tempo dulu) wanita memakai kemben (untuk jawa), baru setelah belanda secara tidak langsung mengenalkan bra kepada wanita indonesia lalu lahirlah kemben2 kontemporer atau sebut saja kutang. Setahu saya wanita Indonesia tempo dulu mencuci pakaian atau mandi di sungai sering diceritakan atau dilukiskan hanya menutup bagian bawahnya saja, jika pengetahuan saya ini salah maka salahkan nenek moyang kita yang gak rajin menulis sejarah!! Setahu saya, bule-bule itu ke pantai Indonesia itu pengen ngerasain keeksotisan budaya Indonesia. Wanita Indonesia yang mereka kenal adalah wanita yang ndak perlu repot memakai korset atau beha. Mereka mau lepas dari itu semua dan menjadi wanita seperti wanita Indonesia yang mereka tau.

   

Sudah ah ngomongin beha-nya. Terus kalo ada wanita memakai baju ketat lalu akan dicemooh sebagai penghianat nilai luhur bangsa Indonesia. Apa-apaan ini? Pemerintah sudah menetapkan kebaya sebagai pakaian wanita nasional lho!! Pakaian yang pating pelethoth sehingga nampak renggunuk montok disana-sini. Tambah lagi kebanyakan kebaya dibuat dari kain yang tipis dan agak2 tembus pandang…

Jadi sodara-sodara, patokan baiknya itu bukan nilai luhur Indonesia, kalo sampeyan mau ngece Mbak Anggun. Ibarat mau makan ya pakai sendok makan, jangan pakai sekop semen! Mengkritik kevulgaran video klip “Saviour” mbok ya jangan pake pagar batas budaya… Wong budaya kita yo pating pelethoth pating renggunuk begitu…

“Lho ini Paijo berarti mau menghaine (menghina) budaya nasional ini!! Ekstrimis ini!!”

Bukan…. Bukan begitu…. buat Paijo ambil yang baik, tinggalkan yang ndak sesuai dengan norma-norma yang Paijo anut. Baik norma kesopanan, maupun norma agama. Jadi Paijo melarang Istri saya memakai kebaya itu bukan karena Paijo anti dengan budaya nasional, hal tersebut dikarenakan sesuai norma agama yang Paijo anut, seorang wanita harus mengenakan jilbab dan tertutup rapat auratnya….

Lakum Diinukum Wa Liyadiin….

   

Monggo sampeyan semua nguri-uri dan melestarikan kebudayaan Indonesia namun sepanjang nggak melanggar norma yang lain yang lebih utama bagi saya (agama), maka saya temen saudara. Namun jika sampeyan membenci saya karena saya risih melihat istri sampeyan pake kebaya yang pating pelethoth maka saya ta’ minggir menjauh dari saudara. Saya akan berdiam bersama keluarga saya, teman-teman saya dan komunitas saya. Bagiku agamaku, Bagimu Agamamu.

Wallahu A’lam…

Ingat, di awal tulisan sudah saya sebut kalo tulisan saya itu dobosan semua alias omong kosong belaka.

 


sumber gambar: http://www.netmusicitalia.it/doc/bioanggun.html dengan sedikit penyuntingan karena saya rasa gambar aslinya kurang pantas saya pajang, jadinya ada muka saya disitu hehehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: