Ha saya kan cuma rakyat, je!!!

naik kereta api tut tut tuuuut….!! siapa hendak turut? ke akhirat, ke rumah sakit…

Lagu itu malah jadi bahan plesetan sejak lama lho! Jadi jangan geli sekarang mbaca tulisan di atas. Sudah tau tho ada kecelakaan KA Kertajaya vs KA Sembrani?

Buat Bangsa Endinesia yang pemaaf tentu saja kecelakan itu dengan cepat bisa dimaklumi. Ha wong menungso kok! Tempatnya salah dan lupa….

Ning Manusia yang bagaimana kalo keleru kok bolan-balen gak tobat-tobat? Katanya keledai yang didaulat sebagai binatang terbodoh di setiap fabel pun gak bakalan kejeblos lubang yang sama dua kali ha ini PT KAI sudah berapa kali?

Sampeyan (dan juga saya) tentu saja cuma bisa ngeluh dan nggresula sama pemerintah. Trus saking keselnya ya paling banter cuma bisa mengumpat: “WOOO! Bisa ndak tho ngatur negara? kereta api kok tabrakan terus? Sekolah po ra sih? Wooooo!!!! Wooo!!! Bento!! Pekok!!

Ya… kita memang cuma bisa me-wooo-kan pemerintah! Pokoknya yang elek-elek alias jelek itu punyanya pemerintah, ha akan halnya rakyat kan cuma bawahan yang paling bawah jadi ndak ikut jelek!!

Kalo ada orang pinter bicara: “Rakyat akan mendapat pemimpin sesuai dengan kualitas rakyatnya” itu salah!!! Rakyat itu korban… dari dulu hingga jaman Bill Gates rakyat itu korban….

Pokoke pemerintah salah!! Titik!!

Apa? Saya yang rakyat ini disuruh melakukan pembaharuan di segala bidang? Weh!!! Saya ini sibuk kerja banting tulang nyari makan!! Ha kok disuruh membaharui? Pembaharuanbathukmu!!! Ha terus apa kerjanya Pamarintah sana kalo ndak melakukan pembaharuan? Ha digaji dari keringat kita2 je?

Pokoke kalo memang butuh pembaharuan, reformasi atau revolusi, itu bukan tugas saya!! Itu tugas PEMERINTAH!!! Sekali lagi, PERINTAH!! Ngerti??

sumber foto: Kompas/moch s hendrowijono

4 comments
  1. merahitam said:

    Bang, komennya nggak berhubungan sama ketololannya si KAI. Cuma mau bilang, slogannya keren, dibikin kaus dong! *ndaftar pertama*

  2. mpokb said:

    ngomel2 begini, jangan2 karena suka nonton ceriwis?😛
    pak masinis juga banting tulang, pak penjaga pintu juga.. jadi salahnya di mana? lho kok malah tanya..

  3. ARS said:

    Jadi sebagai rakyat biasa, apa yang bisa kita perbuat nih??

  4. merahitam said:

    Boleh bang…Bikinin desainnya ya. Saya ndak bisa bikin desain Je… *Serius*

    Maaf, ngomongnya disini. Habis Bang Pi’i ndak punya shoutbox. :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: