Kisah Lelaki Yang Malang
Posted in Blog, Kyaa kyaa, Ndasku, cerpen, tagged cerpen, jalan-jalan, pakal, pribadi, stres on April 9, 2008 | 1 Komentar »
Lelaki itu terdiam. Sesekali ia membetulkan letak kacamatanya yang melorot. Di tengah kegalauannya masih sempatkah ia mengeluh tentang kontur hidungnya yang selalu saja merepotkan dirinya dalam berkacamata? Mungkin tidak. Jika saja di berandai-anda tentunya tak akan berandai-andai soal hidung mancung, karena masalah utamanya saat ini seribu juta kali lebih gawat daripada kacamata yang melorot.

