Feed on
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘cerpen’ Kategori

Lelaki itu terdiam. Sesekali ia membetulkan letak kacamatanya yang melorot. Di tengah kegalauannya masih sempatkah ia mengeluh tentang kontur hidungnya yang selalu saja merepotkan dirinya dalam berkacamata? Mungkin tidak. Jika saja di berandai-anda tentunya tak akan berandai-andai soal hidung mancung, karena masalah utamanya saat ini seribu juta kali lebih gawat daripada kacamata yang melorot.

Read Full Post »