Sembah Pangabekti Saya, Ibu…
April 6, 2008 oleh kalangkabut
“Mama, she has taught me well
Told me when I’s young
Son, your life’s an open book
Don’t close it ‘fore it’s done
The brightest flame burns quickest
That’s what I heard her say
A son’s heart’s owed to mother
But I must find my wayLet my heart go
Let your son grow
Mama, let my heart go
Or let this heart be still”
Siang-siang pas ngantor (di hari minggu?) dengan penuh semangat saya memutar semua lagu Metallica yang saya punya. Tiba-tiba saya tercekat tatkala mendengarkan lagu “Mama Said” milik Metallica. Saya memang selalu sentimentil kalo ndengerin lagu yang satu ini. Entah mengapa.
Mungkin lantaran liriknya yang begitu menyayat hati. Seolah bisa mewakili saya dalam menunjukkan betapa sayangnya saya kepada seorang ibu. Ibu siapapun itu. Pola pikir saya semenjak bini saya hamil memang begitu tiap kali melihat wanita. Jadi kalo saya ketemu perempuan yang sudah menjadi ibu lalu kelakuannya aneh (misal melakukan hal-hal yang tak mungkin ia biarkan melakukan hal yang sama), saya akan berpikir, Gusti demi anak yang telah ia kandung, luruskanlah dia.
Atau jika melihat perempuan yang cantik dan berbudi pekerti luhur, saya cuman ingat bini di rumah. Jujur. Wanita itu mengandung calon anak saya.
18 MINGGU USIA KANDUNGAN BINI
Saya ingat ibu di kampung. kangen betul dengan beliau. Saya ingin memeluknya meski tentu saja keliatan malu-maluin karena kini saya begitu bongsor dan ibu saya tentu akan tak kelihatan jika saya peluk. Tapi bagaimanapun saya adalah tetap anak-anak buat beliau.
Dan laki-laki bukankah akan tetap menjadi anak-anak di mata perempuan?
IBU, PAY KANGEN IBU! APA KABAR IBU?
LINK:
Tulisan saya yang lain tentang Ibu saya
Lirik Lagu Mama Said milik Metallica



Usia kandungan bini sampeyan 18 bulan? Ah mosok…
halo mas, salam kenal juga, maaf neh baru berkunjung balik soalnya koneksiku ngg bisa buat buka WP bisa yang lokal2 aja kaya blogdetik…
*OOT*
iya masak 18 bulan seh???? 18 minggu kali???
btw iya jadi kangen juga (padahal masih tinggal serumah sama ibu)
mbok ya dibaca baik-baik… wong tulisannya 18 minggu gitu lho!!
—menyangkal dengan seenaknya kalo sebenarnya salah tulis—
iya nih… bacanya yang bener donk
–hehehe ikut2an mbelain suami—
I Love You, Ayah!!!
wah, sebentar lagi dah jadi bapak euy
semoga sehat2 ya… juga ibu di kampung. saya juga kangen ibu e
anak pertama apa kang?
kalo orang salah pada ngaku, namanya bukan dunia!!
itulah surga..!!
[...] cerita Ibu saya, tentang kisah keluarga Umar Bin Khattab yang berbincang dengan keluarganya dalam gulita. Konon hal [...]